1 / 3

FORCLIME

(Forests and Climate Change Programme)
Financial Cooperation (FC Module)
2 / 3

FORCLIME

(Forests and Climate Change Programme)
Financial Cooperation (FC Module)
3 / 3

FORCLIME

(Forests and Climate Change Programme)
Financial Cooperation (FC Module)

Potensi HHBK Bambu pada areal DA REDD+ di Kabupaten Kapuas Hulu cukup melimpah namun tingkat pemanfaatannya masih rendah karena kurangnya pengetahuan masyarakat dalam penggunaan bambu dalam kehidupan sehari-hari, nilai ekonomi bambu dan fungsi bambu secara ekologis. Pemanfaatan bambu saat ini umumnya baru terbatas untuk peralatan dapur dan tempat menyimpan barang kebutuhan sehari-hari. Masyarakat belum sepenuhnya paham bahwa bambu memiliki fungsi yang sangat luas, baik fungsi ekologis, ekonomi, sosial dan budaya. Bahkan di masa lalu bambu berfungsi sebagai alat pertahanan dan keamanan, misalnya sebagai bambu runcing.

Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan kapasitas kepada masyarakat yang bermukim di dalam dan di sekitar wilayah DA REDD+ tentang pengenalan jenis-jenis bambu, manfaat bambu secara ekologis, ekonomis, sosial dan budaya dalam rangka mendorong pemanfaatan bambu secara lestari dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan teknis dan keterampilan peserta tentang:

  1. Jenis-jenis bambu yang terdapat di areal DA REDD+ dan potensi pemanfaatannya;
  2. Fungsi dan manfaat bambu secara ekologis, ekonomis, sosial dan budaya;
  3. Jenis-jenis produk bambu dan teknik pembuatannya;
  4. Pemasaran produk bambu;
  5. Teknik budidaya bambu.

Pelatihan akan dilakukan melalui presentasi dan diskusi dalam kelas dan Learning by doing, melalui pelatihan cara pemanenan bambu, proses pengolahan dan produksi barang-barang bernilai ekonomis dari bambu dengan mempertimbangkan aspek pasar.

Pelatihan Pemanfaatan HHBK Bambu secara Lestari akan dilaksanakan selama 8 tanggal 7 – 14 Desember 2017 yang dilaksanakan secara paralel di Kecamatan Embaloh Hulu, Batang Lupar, Boyan Tanjung dan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.