1 / 3

FORCLIME

(Forests and Climate Change Programme)
Financial Cooperation (FC Module)
2 / 3

FORCLIME

(Forests and Climate Change Programme)
Financial Cooperation (FC Module)
3 / 3

FORCLIME

(Forests and Climate Change Programme)
Financial Cooperation (FC Module)

Hutan Desa : Harapan Baru Warga Long Ayap Dalam Melindungi Hutan Penyangga Kehidupan Mereka

Oleh : M. Yasin, Pemandu Lapangan FORCLIME FC DPMU Berau

Pemandangan Kampung Long Ayap di pagi hari

Di pagi hari  ketika kita membuka pintu jendela rumah di kampung Long Ayap terlihat kabut  menyelimuti kampung dan gunung yang tertutup  hutan lindung. Indahnya  suasana kampung Long Ayap Kecamatan Segah Kabupaten Berau, yang berpenduduk mayoritas suku dayak Punan,  masih dapat dijaga dan dinikmati sampai saat ini karena masyarakat kampung Long Ayap  masih kental dengan tradisi selaras dengan alam.

Di dekat kelokan sungai, berdiri rumah panggung Pak Dedy Rarang, penulis sedang berbincang hangat dengan sang tuan rumah tentang keberadaan hutan lindung yang indah itu.  Pak Dedy menyampaikan harapannya, “Pak Yasin, bagaimana caranya agar hutan yang ada di depan kampung ini dapat dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung Long Ayap, di samping kami tetap melestarikan hutan itu”

Harapannya ke depan masyarakat kampung Long Ayap bisa menjaga hutan tersebut karena ketergantungan masyarakat setempat terhadap hutan itu sangat kuat. Masyarakat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mulai bahan pokok sagu, binatang buruaan, madu, obat-obatan dari hutan itu. Perbincangan kami yang ditemani dengan secangkir kopi asli semakin menghangat, kadang diselingi dengan deru suara mesin ketinting (perahu motor kecil dengan mesin 12 – 15 PK) yang menyemburkan air di buritannya ketika menikung di kelokan sungai. Perahu-perahu ini ditumpangi oleh warga kampong Long Ayap, warga lain disepanjang Sungai Segah dan para karyawan perusahaan perkebunan yang tinggal di sekitar kampung Long Ayap. 

Selengkapnya: Hutan Desa : Harapan Baru Warga Long Ayap Dalam Melindungi Hutan Penyangga Kehidupan Mereka

Partisipasi Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) Tahun 2017

Kegiatan Rangkaian Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) Tahun 2017 merupakan event kedua yang diselenggarakan dilaksanakan di lingkungan Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tanggal 6 – 8 September 2017. Tema yang diusung pada tahun ini adalah “Ini Saatnya untuk Rakyat!”. Rangkaian kegiatan Festival PeSoNa antara lain: Pameran, Sarasehan/Seminar, Pentas seni, Jamuan Hutan, dan Mural. Program FORCLIME FC berpartisipasi pada kegiatan pameran yang diselenggarakan di raung Auditorium Manggala Wanabakti. Peserta Pameran adalah Instansi Pemerintah Pusat maupun Daerah, Kementerian / Lembaga, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial, Masyarakat Usaha Binaan Pemerintah ataupun Swasta yang bergerak di Bidang Kehutanan dan Lingkungan, Organisasi Non Profit (NGO), dll.

Selengkapnya: Partisipasi Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) Tahun 2017

Share learning program FORCLIME FC tahun 2017

Dalam upaya mencapai sasaran, kualitas sumber daya manusia memiliki peran dan posisi strategis dalam menjamin keberhasilan suatu program. Program FORCLIME FC telah berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui sistem pengembangan terpadu dengan berbagai kegiatan, seperti pelatihan, workshop, diskusi dan seminar, serta share learning. Share learning menjadi program tahunan yang efektif dalam peningkatan wawasan dan membangun tim FORCLIME FC dan mitra secara cepat. Kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas dan kinerja melalui pembelajaran dan evaluasi kegiatan secara mandiri dari pengembangan pemikiran kritis masing-masing individu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 sampai dengan 2 November 2017 di beberapa lokasi yang mendukung program FORCLIME FC.

Selengkapnya: Share learning program FORCLIME FC tahun 2017

Artikel Selanjutnya...

  1. Workshop pengelolaan mangrove